Friday, March 17, 2017

OPERASI BENTUK ALJABAR


A.     PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BENTUK ALJABAR
Pada bentuk aljabar, operasi penjumlahan dan pengurangan hanya dapat dilakukan pada suku-suku yang sejenis. Jumlahkan atau kurangkan koefisien pada suku-suku yang sejenis.

Contoh :
Tentukan hasil penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar berikut.
1)      –4ax + 7ax
2)      (2x2 – 3x + 2) + (4x2 – 5x + 1)
3)      (3a2 + 5) – (4a2 – 3a + 2)

Penyelesaian:
1)      –4ax + 7ax = (–4 + 7)ax = 3ax
2)      (2x2 – 3x + 2) + (4x2 – 5x + 1)
= (2x2 – 3x + 2) + (4x2 – 5x + 1)
= 2x2 – 3x + 2 + 4x2 – 5x + 1
= 2x2 + 4x2 – 3x – 5x + 2 + 1
= (2 + 4)x2 + (–3 – 5)x + (2 + 1)
= 6x2 – 8x + 3
3)      (3a2 + 5) – (4a2 – 3a + 2)
= 3a2 + 5 – 4a2 + 3a – 2
= 3a2 – 4a2 + 3a + 5 – 2
= (3 – 4)a2 + 3a + (5 – 2)
= –a2 + 3a + 3

B.     PERKALIAN SUKU DUA ALJABAR
Perlu kalian ingat kembali bahwa pada perkalian bilangan bulat berlaku sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan, yaitu a(b+c) = (ab)+(ac) dan sifat distributif perkalian terhadap pengurangan, yaitu a (b – c) = (ab) – (a c), untuk setiap bilangan bulat a, b, dan c. Sifat ini juga berlaku pada perkalian bentuk aljabar.
  
1.                  1. Perkalian antara konstanta dengan bentuk aljabar
         Perkalian suatu bilangan konstanta k dengan bentuk aljabar suku satu dan suku dua dinyatakan                         sebagai berikut:
         k(ax) = kax
         k(ax + b) = kax + kb
         
          Contoh soal:
          Sederhanakan bentuk aljabar 4(p + q)
          Penyelesaian:
          4(p + q) = 4p + 4q

2.                     2. Perkalian antara dua bentuk aljabar
            Untuk mengalikan bentuk aljabar suku dua dengan suku dua dapat digunakan sifat distributif                           seperti uraian berikut :
             (nx+b)(mx+d) = nx (mx+d)+b(mx+d)
= nmx2 + ndx + mbx + bd
=nmx2 + (nd+mb)x + bd
1.       
C.     KUADRAT SUKU DUA
Perhatikan  bahwa bentuk ( a + b )2 merupakan perkalian ( a + b ) dengan ( a + b ) sehingga,
( a + b )2     = ( a + b ) ( a + b )
= a2 + ba + ab + b2
= a2 + ab + ab + b2 ( ba = ab adalah sifat komutatif terhadap perkalian )
= a2 + 2ab + b2

Jadi : ( a + b )2 = a2 + 2ab + b2

Contoh :
Uraikan bentuk aljabar ( 3p + 2 )2
Penyelesaian :
( 3p + 2 )2  = ( 3p + 2 ) ( 3p + 2 )
= 9p2 + 6p + 6p + 4
= 9p2 + 12p + 4

D.     PEMFAKTORAN
1.      Pemfaktoran dengan sifat Distributif
Bentuk ax+ay dapat difaktorkan menjadi a(x+y), dimana a adalah faktor persekutuan dari ax dan ay.
Contoh :
a)      2x + 8y = 2(x + 4y)
b)      5x-x2y = x(5-xy)
c)      - 3a2b2+18ab = - 3ab(ab- 6)

2.      Selisih Dua Kuadrat a2- b2 :
(a+b)(a-b)       = a(a-b)+b(a -b)
            = a2-ab+ab-b2
                   = a2-b2
Jadi  a2-b2= (a+b)(a-b)

3.      Pemfaktoran Bentuk Kuadrat
a)      Dengan a=1
Perhatikan :
(x+p)(x+q) = x(x+q)+p(x+q)
             = x2+qx+px+pq
             = x2+(q+p)x+pq
Jadi faktor dari x2 + (q+p)x + pq = (x+p)(x+q)

Misal x2 + (q+p)x + pq = ax2 + bx + c maka a = 1, b = q+p, c = pq
Contoh : x2 + 6x + 8, Faktor dari 8 adalah 1, 2,4, 8
               x2 + 6x + 8 = x2 + (2+4)x + (2.4) = (x+2)(x+4)

b)      Dengan a≠1
Bentuk pemfaktoran ax2 + bx + c , diselesaikan dengan mengalikan nilai a atau koefisien x2dengan c. Kemudian tentukan dua bilangan yang apabila dikalikan menghasilkan ac dan apabila dijumlahkan menghasilkan b.
Contoh :

2x2 + x – 6 = 0, Faktor dari -12

         2 . (-6) = -12
2x2 + x -6        = 2x2 + (-3+4)x-6
                        = 2x2-3x+4x-6
                        = x(2x-3)+2(2x-3)
                        = (x+2)(2x-3)


CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN

1.  Hasil penjumlahan  dari   2a – 7b + 4c dan  5a + 3b – 6c  adalah ….
A.     3a + 5b – 6c                
B.     7a – 4b – 2c                
C.     5a + 2b – 8c  
D.     3a – 3b – 6c   

Pembahasan :
2a – 7b + 4c + 5a + 3b – 6c  = 2a + 5a 7b +3b + 4c – 6c 7a – 4b – 2c  


2.   Hasil kali (3x – 4y)(4x + 3y) adalah ….
A.   12x2 – 7xy – 12y2                                         
B.   12x2 – xy – 12y2                                            
C.   12x2 + xy – 12y2
D.   12x2 + 7xy – 12y2

Pembahasan :
(3x – 4y)(4x + 3y) = 3x(4x + 3y) – 4y(4x + 3y)
                                      = 12x2 + 9xy – 16xy –12y2   
                                      12x2 – 7xy – 12y2  


 3.  Hasil dari  (–3x – 4y)2  adalah ….
A.   -9x2 – 24xy – 16y2                                        
B.   -9x2 + 24xy – 16y2                                        
C.    9x– 24xy + 16y2
D.    9x2 + 24xy + 16y2

Pembahasan :
(–3x – 4y)2  = (–3x – 4y)(–3x – 4y)
                          = –3x((–3x – 4y) – 4y(–3x – 4y)
        =  9x2 + 12xy + 12xy  + 16y2
        =  9x2 + 24xy + 16y2


Thursday, March 16, 2017

Wednesday, March 15, 2017

Menemukan Luas Lingkaran

Kegiatan siswa kelas VIII.9 menemukan luas lingkaran






KI dan KD Matematika Kelas VIII Kurikulum 2013

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
MATEMATIKA SMP/MTs

KELAS: VIII
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
3.       Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4.       Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori





KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
3.1     Menentukan pola pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi objek

4.1     Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi objek
3.2     Menjelaskan kedudukan titik dalam bidang koordinat Kartesius yang dihubungkan dengan masalah kontekstual
4.2     Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kedudukan titik dalam bidang koordinat Kartesius

3.3     Mendeskripsikan dan manyatakan relasi dan fungsi dengan menggunakan berbagai representasi (kata-kata, tabel, grafik, diagram, dan persamaan)
4.3     Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan relasi dan fungsi dengan menggunakan berbagai representasi
3.4     Menganalisis  fungsi linear  (sebagai persamaan garis lurus) dan menginterpretasikan grafiknya yang dihubungkan  dengan masalah kontekstual

4.4     Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan fungsi linear sebagai persamaan garis lurus



3.5     Menjelaskan sistem persamaan linear dua variabel dan penyelesaiannya yang dihubungkan dengan masalah kontekstual
4.5     Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dua variabel 
3.6     Memeriksa kebenaran teorema Pythagoras dan tripel Pythagoras

4.6     Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema Pythagoras dan tripel Pythagoras
3.7     Menurunkan rumus untuk menentukan keliling dan luas daerah lingkaran yang dihubungkan dengan masalah kontekstual
4.7     Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan keliling lingkaran dan luas daerah lingkaran

3.8     Menjelaskan sudut  pusat, sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya

4.8     Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sudut pusat, sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya
3.9     Menjelaskan garis singgung persekutuan luar dan persekutuan dalam dua lingkaran dan cara melukisnya
4.9     Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan garis singgung persekutuan luar dan persekutuan dalam dua lingkaran
3.10   Menurunkan rumus untuk menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas)

4.10   Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan  luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok,  prima dan limas), serta  gabungannya
3.11   Menjelaskan hubungan antara diagonal ruang, diagonal bidang, dan bidang diagonal dalam bangun ruang sisi datar

4.11   Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bangun ruang sisi datar menggunakan hubungan diagonal ruang, diagonal bidang, dan bidang diagonal
3.12   Menganalisis data berdasarkan distribusi data, nilai rata-rata, median, modus, dan sebaran data untuk mengambil kesimpulan, membuat keputusan, dan membuat prediksi

4.12   Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan distribusi data, nilai rata-rata, median, modus, dan sebaran data untuk mengambil kesimpulan, membuat keputusan, dan membuat prediksi
3.13   Menjelaskan peluang empirik dan teoretik suatu kejadian dari suatu percobaan
4.13   Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang empirik dan teoretik suatu kejadian  dari suatu percobaan